Selasa, 23 September 2008

Paket Buka Puasa di Bandar Lampung

INILAH.COM, Bandar Lampung - Bila Anda sedang berada di Bandar Lampung dan hendak mencari pengalaman baru saat berbuka puasa, Green Leaf Resto & Gallery di Jalan Gatot Subroto, Bandar Lampung, bisa menjadi pilihan.

Resto ini menyediakan aneka paket buka puasa dengan harga terjangkau. Selain itu, resto ini juga menyediakan aneka menu prasmanan dan katering.

Pemilik Green Leaf Resto & Gallery, Yuni, mengatakan bahwa selama Ramadan tersedia paket buka puasa untuk lima orang, delapan orang, dan paket istimewa untuk dua orang.

Harga yang ditawarkan tiap paket mulai Rp88.000 untuk paket lima orang hingga Rp143.000 untuk paket delapan orang. Sedangkan paket istimewa dua orang dikenai harga Rp57.000.

"Untuk pengunjung yang ingin salat berjemaah, Green Leaf menyediakan ruangan salat full AC," kata Yuni.

Yuni menjelaskan menu paket untuk lima orang terdiri dari gurame satu ekor, ayam goreng kalasan setengah ekor, tahu campur ala Pati, cah kangkung, sambal, lalap dan takjil. Sedangkan menu paket delapan orang terdiri dari gurame, ayam, tahu tempe penyet, cah toge ikan asin, cah kangkung, sambal, lalap, dan takjil. Untuk menu paket istimewa dua orang, yakni sup buntut goreng, ayam goreng kalasan, cah kangkung, sambal, lalap, dan takjil.

Green Leaf juga mengemas menu prasmanan untuk rombongan maksimal 25 orang. Harga yang ditawarkan untuk prasmanan ini Rp20.000/orang. Dengan pilihan menu sup, ayam, sayuran, sambal, lalap, kerupuk, air mineral, teh manis, dan takjil. "Harga tersebut sudah termasuk sajian live music yang mengiringi tamu ketika berbuka puasa," katanya.

Selain itu, Green Leaf melayani katering buka puasa bersama di kantor dengan harga mulai Rp22.500 per porsi, nasi kotak dengan harga mulai Rp15.000/kotak. "Nasi kotak akan kami antar dengan minimal pemesanan di atas 75 kotak," kata dia.

Bangunan Green Leaf Resto & Gallery terdiri dari dua lantai dengan kapasitas 150 orang pengunjung.

Dengan gaya ruang bernuansa seni, restoran ini juga memajang karya pelukis Lampung. [L1]

Menu Global dengan Suasana Milan

INILAH.COM, Jakarta - Jarang ada resto sukses berkembang menjadi brand yang kuat. Pasti Anda juga sudah sering mendengar komentar kecewa publik setelah mencicipi kualitas makanan dari tempat-tempat hip yang ternyata biasa-biasa saja.

Sebaliknya, tidak sedikit restoran yang mengabaikan desain demi mempertahankan kualitas bahan. Tapi ada juga tempat seperti FJ Brasserie yang yang menolak untuk berkompromi.

Kalau Anda merasa pernah mendengar nama tempat ini sebelumnya, mungkin karena FJ Brassserie adalah tambahan terbaru yang melengkapi brand FJ, setelah FJ Bistro di Kemang Raya dan FJ Rotisserie di Dharmawanga Square.

Restoran yang terletak di kawasan Mega Kuningan ini tetap mengikuti estetika desain para pendahulunya yang cenderung bersih dan minimalis, namun tentunya dengan pendekatan yang lebih unik.

FJ Bistro menawarkan lebih banyak ragam bakery dan patisserie, sedangkan FJ Rotisserie berambisi membawa nuansa kafe-kafe di New York.

Dengan FJ Brasserie, pihak pengelola sepertinya ingin berusaha untuk menghidupkan suasana Milan dengan lantai marmer, mebel serta beige.

Kebetulan pegelola yang juga pemilik butik FJ'L, Lisa Post sangat mendalami dunia desain interior, jadi jangan heran kalau Anda melihat jejeran kursi rancangan Philip Starck di sini. Pemilik restoran itu memilih sendiri semua hidangan yang terdaftar di menu, memastikan bahwa tidak ada satupun hidangan yang disuguhkan yang tak ingin ia nikmati sendiri.

Pasangan pemilik restoran itu sering terinspirasi oleh hidangan yang dicicipi di luar negeri saat sedang bepergian. Misalnya menu Angel Hair & Halibut, terinspirasi oleh hidangan yang dicicipi pemilik restoran itu ketika sedang berada di New York.

Satu lagi hidangan yang harus Anda coba adalah Pan Frie Foel gras with Ice Wine Aspic, fole gras yang gurih dinetralisisr oleh potongan jelly ice wine yang unik dan kreatif.

Selain masakan Italia, FJ Brasserie juga menyuguhkan serangkaian menu sarapan bagi Anda yang merindukan sepiring omelet, dan beragam menu oriental lainnya termasuk nasi goreng, bahkan sup buntut sekalipun.

Sebelum Anda skeptis menyamaratakan FJ Brasserie dengan restoran fusion lainnya, coba dulu Hot Plate Noodle mereka yang disajikan dalam kantung alumunium foil. Untuk makanan penutup, jangan lewatkan chocolate melt yang menjadi andalan mereka.

Setelah puas menikmati hidangan, sisakan waktu untuk duduk santai bersama kerabat sambil menikmati secangkir kopi, karena jarang ada restoran di Jakarta dengan estetika desain yang sedemikian progresif.

Tapi yang jelas, Anda tak perlu lagi terbang ke Milan atau New York untuk mencicipi nikmatnya sajian global tersebut. [L1]

Serba Italia di Trattoria

inilah.COM, Jakarta - Semua yang disajikan bercita rasa Italia. Baik makanan, minuman, maupun sajian suasana modern.

Jika ingin makanan Italia dengan cita rasa asli, Anda harus mampir ke Restoran Trattoria di Mal Pondok Indah 2 ini. Dari luar restoran yang berlantai tiga ini terlihat agak gelap pada siang hari, dan agak temaram pada malam hari. Ini karena warna hitam yang mendiminasi interior dan furniturnya.

Ketika disodori daftar menu, Anda akan melihat bahwa seluruh sajian merupakan menu Italia. Mulai dari sajian pembuka, sajian utama, sampai sajian penutup, hingga minumannya pun bercita rasa negeri sepakbola itu. Sebut saja menu favorit jenis pasta yaitu raviolli alla Fiorentina, pappardelle verdi ai funghi, taglinolini ners al salmone, dan tagliolini pasta black.

Sedangkan menu utamanya ada filet to ai funghi, ribeye beef with eggpalnt danmozarella, serta agnello alla gianluca.

Sebelum pesanan menu utama datang, pengunjung akan mendapatkan menu pembuka sebagai compliment yakni berupa roti atau stick bread.

Untuk menu penutup, Anda dapat memilih tiramisu, torta mimosa (home mad italiancake), chocolate mousse, dan mascarpone con nutella yang sangat manis.

Semua bahan terasa segar karena dibuat pada hari itu juga, termasuk pasta, pizza dan roti. Rasanya tidak ada bandingannya karena dibuat sendiri oleh chef Gianluca Visciglia.

Pada pagi hari chef sudah meracik bahan. Di sini Anda dapat memesan pasta hijau (bayam), pasta hitam, pasta cumi-cumi, dsb. Salah satu bahan yang didatangkan dari Italia adalah tomat dan keju. Tidak heran jika rasanya memang berbeda dari masakan Italia lainnya.

Jika Anda memesan pizza harap bersabar menunggu, karena pizza hanya dibuat jika ada pesanan. Ini dilakukan untuk menjaga kesegaran bahan dan kelembutan tekstur pizza.

Selain minuman standar soft drink, air putih dan teh, Trattoria juga menyediakan minuman khas Italia seperti kopi yang khusus didatangkan dari Tuscan, Italian wine yang dijual Rp30.000/gelas dan Rp75.000 per 500 ml. Kemudian jangan lupa memesan es cappuccino yang terbuat dari susu segar, benar-benar lezat.

Restoran dengan daya tampung sekitar 185 orang ini banyak digemari para anak muda maupun keluarga. Mereka biasanya datang sore menjelang malam. Tamu eskpatriat paling banyak adalah warga Italia yang tinggal di sekitar Pondok Indah. Akhir minggu tamu-tamu yang datang kebanyakan rombongan keluarga.

Bagi beberapa pelanggan yang sering melakukan perjalanan ke luar kota, terutama Bali, nama Trattoria sudah tidak asing lagi. Restoran Trattoria sebenarnya sudah beroperasi di kawasan Seminyak, Bali. Maka tidak heran pelanggan setia restoran ini seringkali mencari Trattoria jika sudah pernah mencicipi sajian di Bali. [L1]

Panduan Bersantap Tiga Kota Dunia

INILAH.COM, Jakarta - Selain melihat pemandangan dan menghabiskan waktu berbelanja, ada baiknya Anda lebih mengenal karakter kota tujuan lewat budaya kulinernya. Berikut panduan bersantap di tiga kota dunia, sebelum Anda mengunjunginya.

The Slanted Door

Di San Francisco, masakan Vietnam pun berprinsip bumi. Sejak berdiri pada 1995, The Slanted Door tetap pada komitmen hanya menggunakan bahan makanan yang tersedia di area San Francisco.

Terletak di gedung terminal Fery Francisco, tak heran apabila restoran ini menjadi favorit penduduk setempat. Reservasi paling tidak dua minggu sebelumnya untuk jamuan akhir pekan.

Citizen Cake

Berlokasi di daerah hip Hays Valley, Citizen Cake adalah sebuah restoran dengan menu lunch, dinner, dan brunch yang terdapat di St Grove San Francisco. Tapi magnet yang menarik penduduk lokal untuk terus bersantap di sini adalah seleksi hidangan manisnya yang menggiurkan. Sebut saja mulai dari biskuit renyah sampai kreasi kue yang mampu menggoyahkan determinasi pendiet ekstrim sekalipun.

Anda juga dapat memesan kue spesial dan menambahkan topping ekstra yang tidak tertera di daftar menu.

Gary Danko

Bagi para foodie yang harus mencicipi setidaknya satu restoran ikonik di setiap kota, Gary Danko adalah destinasi kuliner yagn tak pantas dilewatkan. Tentu saja status Gary Danko sebagai celebrity chef sangat mengangkat pamor restoran ini tapi lebih dari itu sudah banyak cerita yang beredar mengenai kelezatan kaki kodok yang dililit pancetta dengan sampingan puree bawang putih.

Ingin mencicipinya, silakan datang ke Gary Danko yang terletak di North Point San Francisco.

Gyros

Sebelum Anda membayangkan imej restoran Yunani nan eksitis yang menyuguhkan hidangan spesial di atas piring desainer, sebaiknya kami mengingatkan kalau tempat ini hanyalah sebuah truk yang berpangkal tepat di depan Hotel Hilton Manhattan, New York, dan hanya beroperasi pada malam hari.

Gyros adalah irisan daging kambing atau ayam yang disajikan dalam roti pita bersama salada, tomat, dan saus spesial. Sebelum Anda mencemooh keputusan untuk mengikutsertakan truk sederhana ini, perlu diketahui bahwa truk ini sudah sangat melegenda di antara komunitas Indonesia di Amerika Serikat.

Tidak percaya? Datangi saja sendiri. Setelah mengantre setidaknya satu jam, baru Anda akan mengerti.

Chikalicious Dessert Bar

Meski hanya bisa menampung maksimal 20 orang, kualitas hidangan penutup Chikalicious rupanya cukup untuk memotivasi pangunjung di luar untuk terus mengantre.

Dengan harga US$12 saja, Anda dapat menikmat tiga course set ala restoran fine dining, yakni amuse bouche mini untuk merangsang lidah, satu pilihan dessert coba pear rebus dengan salad pear dan es krim Lemon Berbena dan pilihan petit forus.

Kedua pemilik restodi New York ini adalah pasangan suami-istri Don dan Chika Tillman mendeskripsikan kreasi mereka sebagai hidangan penutup khas Amerika dalam presentasi Prancis dan porsi Jepang.

Tapi yang lebih menarik Anda juga dapat memesan seleksi anggur, champagne, dan kopi atau teh. Organik yang dipasangan dengan hidangan dessert Anda. [L1]

Belajar Masak Hingga ke Thailand

INILAH.COM, Jalarta - Belajarlah memasak sampai ke Thailand. Begitulah kurang lebih pesan yang ingin disampaikan melalui Blue Elephant dalam kelas memasaknya.


Thailand terus saja berbenah. Apa yang dilakukan Negeri Gajah Putih itu semakin mengukuhkan keberadaannya sebagai kota wisata yang menyenangkan.

Selain memiliki alam yang elok, mereka juga terus mengemas eksotika tradisi dan juga budayanya dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan kelas memasak yang ternyata cukup diminati kaum wisatawan ini. Di Jakarta, Blue Elephant hadir di FX Mal Jakarta.

Restoran Blue Elephant didirikan pada 1980 di Brussels, Belgia oleh Khun Nooror Somani, wanita Thailand yang tinggal bersama suaminya Karl Steppe, asal Belgia. Restoran ini mengambil konsep sebagai tempat makan gaya Thailand yang menjunjung tinggi orisinalitas rasa, dan juga kualitas bahan makanan.

Tiga filosofi restoran inilah yang menjadi pintu kesuksesan mereka selama ini. Kini, Restoran Blue elephant telah tersebar di berbagai negara Asia Tengah dan Eropa seperti Brussels, London, Copenhagen, Paris, Lyon, Dubai, New Delhi, Beirut, Malta, Bangkok dan Bahrain. Setiap restoran didekorasi dengan perniknya yang dibawa dari negari asal. Dengan begitu diharapkan para pengunjung di berbagai negara ini merasakan suasana Thailand ketika bersantap.

Demi menjaga orisinalitas rasa dan bahan, Nooror menyiapkan seluruh bahan dari Thailand untuk dikirim ke seluruh cabang di berbagai negara. Untuk ini, mereka memiliki sebuah pabrik yang mengolah sayur-sayuran segar yang telah melewati uji kualitas tertentu agar dapat memasuki negara-negara tempat cabangnya berada.

Memperhatikan cara memasak para kokinya seperti main-main. Di dapur segala bumbu dan bahan sudah disiapkan. Dengan takaran bumbu dan bahan yang sama, ternyata memberikan hasil rasa berbeda-beda. Inilah pelajaran berikutnya yang diterima coaching class masakan Thailand.

Rupanya soal masak memasak bukan hanya sekadar teknik memasukkan bumbu-bumbu, melainkan juga harus terlibat sebuah gairah. Perasaan kita saat memasak harus ada dan menyatu di dalamnya.

Hal ini dirasakan ketika mencicipi masakan sendiri, dan membandingkannya dengan hasil dari orang lain. Hasilnya berbeda satu sama lain. Mungkin inilah yang disebut sebagai seni dalam memasak. Akhirnya para peserta kelas memasak jadi penasaran dan ingin tahu bagaimana sorang koki bisa menjaga konsistensi rasa.

Hasilnya, ada beberapa teknik memasak. Mereka juga membuka sedikit rahasia memasak. Misalnya memasukkan daun jeruk terlalu lama di dalam kuah panas bakal menimbulkan rasa pahit.

Sedangkan hidangan unggulan dari resto ini adalah Foie Grass with Thailand Sauve, Bamboo Fish dan Green Cury with Black Chicken. Di sinilah orisinalitas itu terasakan. Sebab semua bumbunya asli dari negeri asalnya, Thailand. [L1]

Paduan Klub dan Lounge Gotik Modern

INILAH.COM, Jakarta - Berkat kejelian duo arisitek Antony Liu dan Ferry Ridwan, terciptalah bangunan klub dan lounge mewah, menawarkan pengalaman ber-clubbing berbalut konsep ruang romansa gotik modern.


Berdiri di atas lahan seluas 2.800 m2 di sudut lantai 4 Plaza Senayan, bangunan ini terlihat sangat spesial dan menarik perhatian. Itulah X2 Club. Sebuah klub dan lounge pertama yang memiliki konsep pembagian klub menjadi empat ruangan.


Pembagian ruangan ini demi mengakomodir pengunjung dengan latar belakang dan keinginan berbeda. Maka selain Club X2, masih ada Vintage, Equinox, dan Ego yang desain interiornya tak meninggalkan konsep utama romansa gotik modern, dan tiap area walau terpisah masih tetap terasa menyatu secara keseluruhan.

Selain club X2 ada area Vintage yang memiliki nuansa romantik dan glamour ditujukan bagi crowd yang glamour dan sophiscated. Inilah satu-satunya arena yang dibuka setiap hari mulai pukul 11.00 siang hingga pukul 02.00 dini hari.

Alunan musik disko klasik hingga musik 80-an sampai 90-an. Ada area yang diberi nama ruang Equinox yang dibangun khusus untuk para clubbers usia muda dengan suguhan aneka musik eklektik mulai latin house, hip hop, R&B, sampai mambo jumbo.

Ruang ini cukup luas dan berada di lantai dua, persis di atas area X2. Untuk hidangan makanannya, silakan mencicipi beragam makanan ringan hingga berat seperti nasi goreng.

Tapi jangan lewatkan mencoba cocktail yang dibuat oleh para bartender berpengalaman. Pelayanan first class lengkap dengan lantai dansa serta candle light tables. Di ruang resto yang menghadirkan fine and dine ini para tamu dapat menyantap beragam menu Eropa atau khas Indonesia.

Manfaatkan pula kebersamaan Anda dengan para kerabat untuk mencicipi koleksi wine cellars yang superlengkap. Resto inipun menyajikan aneka kuliner yang disiapkan oleh chef internasional dan lokal. Adapun letak resto ini berada persis di sebelah jalan foyer masuk di dalam club prestisius yang mampu menampung sekitar 5000 orang tamu.


Di X2, arena ini lebih mirip ruang terbuka yang letaknya persis di pusat bangunan. Memiliki lantai dansa yang luas dilengkapi full service bar yang setiap mengalunkan musik progresif atau trance music olahan DJ-DJ ternama baik nasional maupun mancanegara.

Secara keseluruhan hampir seluruh dinding tempat ini diberi detail seperti pahatan kayu berornamen dengan bentuk bulatan kubah. Lantai kayu di seluruh ruangan ditutup oleh material kayu lapis coklat tua pilihan. Berpadu dengan interior seluruhnya yang bernuansa temaram dengan unsur warna biru, hijau dan ungu.

Pemilihan material berkualitas dan juga penataan interior dengan nuansa kayu penuh detail dan ornamen seolah mengajak kita untuk lebih berani mengelaborasi hasil alam sebagai elemen utama yang unik. [L1]

Buka Puasa di Urban Kitchen

Ingin buka puasa bersama rekan atau kerabat maupun keluarga? Tidak salah jika memilih restoran Urban Kitchen yang menawarkan hidangan beragam menu. Ditambah servis yang cepat, sangat membantu para tamu dalam menunggu saat-saat berbuka puasa.


Urban Kitchen yang berada di kawasan Senayan City dan Pacific Place ini sebenarnya mengambil set up foodcourt. Tapi jangan salah kalau tempat makan ini lebih berkelas dengan suasana tertutup dan penuh kenyamanan serta servis memuaskan.

Begitu masuk tempat ini, para tamu langsung mendapat sebuah kartu yang sebenarnya adalah untuk memastikan pesanan dan pembayaran yang dilakukan di akhir makan. Anda akan mendapat sebuah kartu untuk memesan dimana saja sesuai dengan hidangan atau makanan yang ingin dicicipi. Dari kartu itulah para tamu akan ketahuan makan dan pesan apa dalam Urban Kitchen tersebut.

Sementara untuk makanannya, tidak perlu khawatir. Apapun yang Anda inginkan di sini tersedia semuanya.

Bagi para pecinta hidangan Jepang, dapat memilih aneka sushi yang diwakili dengan kehadiran Sushi Groove. Seperti diketahui restoran itu menawarkan menu sushi serta tempura dan sayuran yang menyehatkan.

Sementara bagi penggemar masakan Cina, jangan lewatkan menu Kwetiau baik vegetarian maupun seafood dan daging sapi. Rasanya sangat berbeda dengan kwetiau di tempat lain karena lebih harum dengan banyaknya daun basil atau kemangi dan jeruk yang tersaji di dalam campuran kwetiau tersebut.

Kemudian untuk para penyuka hidangan Yogyakarta, tempat ini juga memiliki counter hidangan nasi gudeg lengkap. Anda tidak perlu jauh-jauh ke Yogyakarta atau ke rumah makan Yu Juminten di sana untuk sekadar mencicipi nasi gudeg. Rasanya sama sekali mirip dengan aslinya, begitu pula dengan ayam bakar dan sayur kerambanya.


Selanjtunya bagi yang suka denegan khas Indonesia lainnya seperti nasi dan sup buntut, jangan lewatkan mencicipi buntut goreng yang lemaknya sudah ditanggalkan sehingga yang tersisa adalah khas daging di sekitar tulangnya.

Selain itu, nasi goreng komplit dapat juga dicoba jika malas makan hidangan lainnya.

Para penggemar masakan steak, tidak perlu ragu memilih di stand steak yang dagingnya asli impor dari Australia. Saus barbeque-nya begitu menggiurkan dan membuat ingin cepat menyantapnya.

Terakhir adalah counter hidangan Italia yang juga tidak kalah menariknya. Anda jangan sampai ketinggalan untuk mencicipi pasta penne dengan siraman saus jamur. Selain wangi jamurnya juga kenikmatan harum kejunya yang menggiurkan. Untuk minumannya, Anda tinggal memesan karena semua jenis minuman hadir di sini.

Sementara soal harga, untuk sekelas Urban Kitchen yang berkelas dan memiliki sekitar 400 tempat duduk ini, rasanya masuk akal jika sepiring kwetiau ditawarkan cukup dengan Rp22.000. Ditambah dengan kuantitas para pelayannya yang begitu banyak, dijamin para tamu tidak akan menunggu lama untuk menyantap hidangan yang dipesannya.

source : inilah.com

Senin, 08 September 2008

Yang Khas dari Sop Saudara

SETIAP kali melancong ke suatu tempat, tak lengkap rasanya jika belum mencicipi masakan khas tempat itu.

Sama saja ketika Anda menyempatkan diri berkeliling ke Kota Pangkep, Sulawesi Selatan. Masakan berjuluk sop saudara patut dicoba untuk memanjakan lidah Anda. Nama masakan ini sudah tersohor. Konon, penamaan yang unik tersebut dilatarbelakangi hubungan kekerabatan di antara para penjualnya.

Salah satu warung yang cukup terkenal di Pangkep adalah warung Sop Saudara A'an milik Chairul. Lokasinya yang berada di pusat kota dan jalan lintas provinsi menjadikan warung ini tempat persinggahan untuk mengisi perut. Apalagi jika singgahnya di Pangkep, maka tidak ada menu lain yang istimewa untuk dicicipi selain sop saudara.

Dari segi penyajian, sop saudara tidak jauh berbeda dengan sop pada umumnya. Bahannya pun sama.Kuahnya yang kental, berisi soun dengan hiasan bawang goreng dan irisan seledri. Ada dua pilihan saat memesan, yakni memakai daging atau tidak.

Yang berbeda dari sop saudara adalah rasa kuahnya yang gurih. Meski bahan- bahan untuk bumbu hampir semuanya sama dengan sop biasa, secara khusus tentu saja pembuat sop saudara memiliki bumbu rahasia.
Sop saudara memang sangat terkenal dengan cita rasanya. Racikan bumbu khas, tapi sebenarnya sopnya sama saja. Hanya, paketnyalah yang khas," ujar seorang karyawan warung A'an, Ari.

Bumbu tersebut diracik sedemikian rupa sehingga menghasilkan rasa yang lebih gurih dengan kuah lebih kental. Kuahnya menggunakan kaldu daging sapi. Sementara isinya yang merupakan daging atau jeroan sapi lainnya mirip dengan bahan coto makassar.

Menikmati semangkuk sop saudara dengan sepiring nasi rasanya masih kurang. Karena itu, penyajian menu ini akhirnya selalu identik dengan ikan bandeng bakar dan bumbu kacang. Seperti itulah satu paket menu sop saudara.

Ikan bandeng juga merupakan ciri Kota Pangkep. Sebab, tidak hanya padi yang menjadi hasil alam, tapi juga tambak luas ikan bandeng. Ikan ini harus selalu tersaji di rumah makan di Pangkep.

Ikan bandeng bakar pun selalu menjadi penawaran khas. Sebab, kebanyakan masyarakat menyukai ikan bakar. Menikmatinya cukup dengan sambal kacang yang ditambah tomat.

Tidak hanya itu, sebagai tambahan juga terdapat udang sitto bakar yang cukup menggugah selera. Udang yang diolah dengan cara mencampurkannya bersama merica kemudian digoreng. Setelah itu dibakar. Bila dicocol dengan sambal kacang, rasanya akan semakin nikmat.

satu bungkus pepes ikan yang sangat nikmat bisa melengkapi santapan sop saudara. Pepes ini berbahan baku daging ikan tanpa tulang (boneless) dengan tambahan bumbu dasar, kemudian dihancurkan dan ditata dalam selembar daun pisang.
(sindo//tty)

Source techno.okezone.com

Pisang Goreng ala Hotel

SIAPA tak kenal pisang goreng? Namun, pisang goreng rasa vanila, sudahkah Anda merasakannya?

Pisang goreng yang memiliki tampilan dan cita rasa berbeda dari pisang goreng "konvensional" rata-rata memang hanya disajikan di hotel berbintang ataupun kafe.

Di tempat-tempat itu, pisang goreng bisa ditambahkan dengan keju, cokelat, bahkan saus vanila. Pangeran Cafe yang terletak di Hotel Wiltop, Jakarta Pusat, juga menawarkan pisang goreng sebagai pilihan menu pastry.

Di sini, pisang goreng dilengkapi dengan saus vanila. PR & Promotion Hotel Wiltop HB Donda Simanjuntak mengklaim bahwa pisang goreng vanila yang ditawarkan pihaknya memiliki cita rasa yang berbeda dari pisang goreng lain.

"Yang membedakannya adalah pisang yang telah digoreng, atasnya diguyur dengan saus vanila. Rasa manis yang berasal dari campuran pisang dan saus vanila akan lebih terasa apabila disajikan panas-panas," kata Donda.

Chef Soenarto SP dari Hotel Wiltop Jakarta menambahkan, pisang goreng vanila merupakan jenis pastry yang sering dipesan tamu hotel.

"Mungkin karena rasanya yang manis dan unik sehingga menu ini sering dipesan. Terutama oleh para tamu yang suka karaoke, menu ini menjadi pelengkap acara mereka," ujar kepala koki yang sudah berpengalaman itu.

Jenis pastry lain yang dimiliki Pangeran Cafe adalah ayam rissoles. Rissoles ini telah dimodifikasi dengan berbagai macam isi.

Potongan kentang berbentuk dadu, daging ayam cincang, dan irisan telur berpadu jadi satu dalam rissoles tersebut. Ada lagi menu pastry yang tak kalah lezat, yakni bread ragout. Bahan dasarnya roti tawar, lalu diisi dengan daging sapi cincang dan beberapa jenis sayur.

Sebagai pelengkap, roti dibalut dengan tepung panir, hingga menjadikannya camilan yang renyah saat dimakan.

"Pastry yang disajikan kali ini adalah pastry yang sudah lama ada, tepatnya sejak hotel ini dibuka, sekitar tahun 1998," tutur Soenarto. (sindo//nsa)

Source techno.okezone.com

Mencicipi Sate Ikan Sriwijaya

MASAKAN Palembang umumnya menggunakan ikan sebagai bahan dasar utama. Karena itu, masyarakatnya dituntut kreatif mengeksplorasi daging ikan.

Selain dibuat pindang, ratusan jenis ikan yang hidup di aliran sungai di Palembang kini mulai dikreasikan penduduk sebagai makanan sehari- hari. Sebut saja pempek, kerupuk, ikan asin, dan pindang, semuanya bisa disulap menjadi masakan yang sedap meski ikan yang digunakan tidak sama satu dengan lainnya. Hal itu tak lain karena didukung pengetahuan kuliner masyarakatnya yang ikut bertambah.

Kandungan gizi yang tinggi membuat ikan lokal layak dijadikan menu santapan kapan saja. Tak terkecuali warung pinggiran hingga hotel berbintang, ikan seolah menjadi alternatif menu baru yang tak kalah nikmat. Lihat saja, dalam rangkaian acara lomba masak yang digelar stasiun televisi lokal, Sriwijaya TV, belum lama ini, puluhan menu ikan disulap menjadi aneka sajian bercita rasa tinggi. Dibantu chef profesional yang terkenal di Palembang, Mastur Soewito, masakan berbahan dasar seafood dan ikan menjadi layak disejajarkan dengan menumenu luar negeri.

Salah satu menu yang difavoritkan masyarakat setempat adalah sate ikan sriwijaya. Kalau Anda menebak bahan dasarnya ikan lokal, Anda benar. Sate ikan sriwijaya atau lebih akrab disebut pentul ikan menjadi menu yang wajib dihidangkan setiap peserta lomba. Hanya, supaya lebih bervariasi, peserta bebas mengkreasikan resep dengan tambahan racikan bumbu agar masakan yang terhidang benar-benar bercita rasa tinggi.

"Kami pilih ikan sebagai bahan dasar semua menu yang diperlombakan untuk memasyarakatkan ikan kepada khalayak. Jadi, mereka tak perlu ragu karena ikan juga bisa dimasak menjadi menu makanan yang bergizi dan tak kalah nikmat," ungkap Mastur Soewito, yang juga seorang chef consultant.

Sate ikan itu, kata Mastur, benar-benar spesial. Sebab, racikan bumbunya yang diaduk rata saat membuat adonan benar-benar meresap. Supaya lebih renyah, proses pemanggangannya pun harus ekstra hati-hati. Salah sedikit saja, kelezatan daging pentul bisa berkurang karena daging sate belum benar-benar matang. Untuk itu, pemanggangannya harus menggunakan api kecil dan tanpa minyak. Cara ini membuat kematangan sate bisa sampai ke dalam dan mengeluarkan aroma bakar yang menggugah selera makan.

Setelah dibakar sedemikian rupa, barulah pentul ikan siap disantap. Hmm... aroma daging bakarnya yang sudah tercium pasti membuat perut Anda langsung minta diisi. Apalagi tambahan serai sebagai batang tusukan sate, menjadikan pentul ini sangat lezat. Tak perlu khawatir soal baunya yang amis karena potongan daun jeruk nipis yang dicampur dalam adonan mampu menetralkannya.

Ditambah bau serai yang mengeluarkan harum rempah, membuat sate ini benarbenar ingin cepat dicicipi. Racikan potongan daun jeruk nipis dan tambahan bumbu inti kokita yang digunakan chef, membuat Anda tak akan melupakan setiap gigitannya. Sate ini empuk dan gurih karena pembakarannya benar-benar sempurna.

Supaya lebih lengkap, sate pentul ikan sriwijaya sebaiknya disajikan berdampingan dengan nasi hangat. Ditambah sedikit saus sambal, hmm yummy! Agar mendapatkan daging yang benar-benar baik, Chef Mastur sedikit memberikan tip, yakni ikan yang digunakan harus masih segar dan tidak terlalu tua.
(sindo//tty)

Source techno.okezone.com

Ayam Gulung Tanpa Tulang

Bahan yang dibutuhkan :
  • 2 potong paha ayam, iris bentuk melebar, lalu buang tulangnya
    150 gr wortel, iris memanjang
    150 gr bengkuang, iris memanjang
    2 sdm minyak goreng, untuk menumis
    125 cc kaldu ayam
    1 sdt tepung maizena, larutkan dengan 1 sdm air

Bumbu yang diperlukan :

  • 2 siung bawang putih, haluskan
    garam secukupnya
    merica bubuk secukupnya
    2 batang daung bawang, iris memanjang
    1 sdm kecap inggris
    2 sdm kecap manis
    garam secukupnya
    merica bubuk secukupnya

Cara Membuat:

  • Bentangkan daging ayam, lumuri bawang putih halus, garam, dan merica bubuk.
    Tempatkan wortel, bengkuang, dan daun bawang, gulung hingga berbentuk bulat panjang, lalu ikat dengan benang kasur. Goreng ayam gulung hingga matang, angkat dan tiriskan.
    Tumis ayam gulung bersama kecap inggris, tambahkan kecap manis, kaldu ayam, garam, dan merica bubuk.
    Kentalkan dengan larutan maizena. Buka benang kasurnya, potong - potong, hidangkan.

Source : melroseflowers.com

Ayam Goreng Tepung

Bahan yang dibutuhkan :
  • 200 gr daging ayam
    2 siung bawang putih, haluskan
    garam dan merica bubuk secukupnya
    100 gr tepung maizena
    minyak goreng secukupnya

Cara Membuatnya :

  • Iris daging ayam, beri bawang putih halus, garam dan merica bubuk secukupnya
    Taburi tepung maizena hingga rata, lalu goreng dalam minyak panas hingga matang. angkat.

Cara Membuat :

  • Iris daging ayam, beri bawang putih halus, garam dan merica bubuk secukupnya
    Taburi tepung maizena hingga rata, lalu goreng dalam minyak panas hingga matang. angkat
    Hidangkan bersama irisan jeruk nipis dan saus tomat

    Source : melroseflowers.com

Ayam Goreng Suharti

Bahan yang dibutuhkan :

  • 1 ekor (800 gr) ayam buras (kampung), potong jadi 4
    2000 cc air kelapa
    2 sdt tepung beras
    minyak goreng

Bumbu yang diperlukan :

  • 8 siung bawang merah
    4 siung bawang putih
    1 ruas jari (7 cm) jahe
    10 buah kemiri
    2 sdt ketumbar, sangrai, haluskan
    garam
    merica bubuk

Cara Membuatnya :

  • Belah ayam jadi 2, usahakan jangan sampai putus
    Tumis ayam beserta bumbu hingga harum. Tuang air kelapa, masak dalam wadah tertutup hingga air habis
    Goreng ayam beserta sisa bumbu yang sudah dicampur tepung beras hingga berwarna kecokelatan. Angkat

Source : melroseflowers.com

Ayam Goreng Pemuda

Bahan yang dibutuhkan :

1 ekor (800 gr) ayam buras (kampung), belah jadi 4
250 cc air
mingak goreng secukupnya

Bumbu yang diperlukan :

5 siung bawang merah
5 siung bawang putih
15 butir kemiri
1 sdt ketumbar, sangrai, tumbuk
1 ruas jari (10cm) kunyit, haluskan
1 batang serai
1 ruas jari lengkuas, memarkan
5 helai daun jeruk
garam secukupnya
merica bubuk secukupnya

Sambal :

tumis semua hingga matang
10 buah cabai merah
5 buah cabai rawit
5 siung bawang merah
5 siung bawang putih, haluskan
1 sdt gula pasir
1 sdt terasi
1 sdt air asam jawa
1/2 sdt gula jawa

Cara Membuat :

Tumis ayam bersama bumbu kecuali daun jeruk, garam, dan merica bubuk hingga harum
Masukkan sisa bumbu, kecilkan api. Tuang air, masak sambil diaduk hingga ayam matang dan bumbu meresap
Panaskan minyak, goreng ayam berbumbu hingga berwarna kuning kecokelatan. Angkat, hidangkan bersama sambal dan irisan jeruk nipis

Source : melroseflowers.com

Membuat Ayam Goreng Lengkuas

Bahan yang dibutuhkan :
  • 1 ekor ayam (± 1 kg), potong menjadi 8 bagian
    1 batang serai, dimemarkan
    2 lembar daun salam
    4 sdm lengkuas/laos parut
    minyak secukupnya untuk menggoreng

Bumbu yang dihaluskan:

  • 3 siung bawang putih
    5 buah bawang merah
    3 buah kemiri, disangrai
    1 sdt asam jawa
    2 sdt kunyit, dicincang
    garam dan gula sesuai dengan selera

Cara Membuatnya :

  • Dalam baskom, campurkan dan remas-remas potongan ayam dengan bumbu yang telah dihaluskan dan lengkuas parut sampai rata.
    Siapkan penggorengan lalu masukkan campuran potongan ayam ini dengan daun salam dan serai. Tutup penggorengan, masak di atas api kecil sampai ayam menjadi setengah matang. Tambahkan sedikit air bila perlu. Angkat ayamnya.
    Panaskan minyak yang cukup banyak di dalam penggorengan di atas api sedang. Goreng ayam sampai kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
    Hidangkan bersama gorengan remah-remah bumbu dengan ditaburkan di atasnya.
    Untuk 4-5 orang

Source : melroseflowers.com

Membuat Ayam Goreng Kalasan

Bahan yang dibutuhkan :
  • 1 ekor ayam, potong 4
    100 cc air kelapa
    1/4 sdt soda kue
    5 buah bawang putih,dihaluskan
    2 lembar daun salam
    1 cm lengkuas, memarkan
    garam dan gula merah menurut selera
    minyak goreng secukupnya

Cara Membuat :

  • Rebus ayam bersama air kelapa dan bahan lain sehingga air nyaris habis dan ayam sudah lunak. Tambahkan air bilamana perlu. Tiriskan dan dinginkan.
    Goreng ayam dengan minyak banyak dan panas hingga berwarna kuning kecoklatan (tidak terlalu kering). Angkat.
    Oleskan sisa kuah kental bekas rebusan ayam supaya tampak mengkilat.
    Hidangkan dengan sambal ayam goreng kalasan
    Untuk 4 potong.

Source : melroseflowers.com

Membuat Ayam Goreng Garing

Bahan yang dibutuhkan :

1 ekor (800 gr) ayam buras (kampung), potong jadi 4
4 siung bawang merah
4 siung bawang putih
2 ruas jari jahe, cincang
1000 cc air kelapa
garam secukupnya
merica bubuk secukupnya
minyak goreng

Cara Membuat :
Campur semua bahan kecuali mingak goreng, lalu rebus hingga bumbu meresap dan air tinggal sedikit
Goreng ayam berbumbu hingga berwarna kecokelatan, angkat

Source : melroseflowers.com

Membuat Ayam Goreng Belacan

Bahan yang dibutuhkan :
  • 1 ekor ayam negeri
    4 siung bawang putih, haluskan
    2 sdm terasi past
    garam dan merica secukupnya
    200 gr tepung maizena
    minyak goreng secukupnya

Cara Membuatnya :

  • Potong ayam menjadi 16 bagian, lalu keringkan dengan lap
    Lumuri ayam dengan bawang putih halus dan terasi past, diamkan hingga bumbu meresap. Beri garam dan merica bubuk secukupnya, diamkan selama 20 menit
    Taburi tepung maizena, goreng ayam hingga matang. Angkat, hidangkan dengan sambal

Source : melroseflowers.com

Cara Membuat Ayam Garam

Bahan yang dibutuhkan :
  • 1 ekor ayam buras (kampung) 800 gr
    4 siung bawang putih, memarkan
    1 ruas jari (10cm) jahe, memarkan
    1 batang daun bawang, iris - iris
    4 batang seledri, iris- iris
    1 buah wortel, iris bulat
    1500 kaldu ayam
    garam halus secukupnya
    merica bubuk secukupnya
    500 gr garam kasar
    1 sdm mentega

Cara Membuatnya :

  • Rebus semua bahan kecuali garam kasar dan mentega hingga matang. Angkat dan tiriskan
    Tempatkan garam kasar diatas piring yang agak besar, lalu letakkan ayam di atasnya. Kukus ayam sambil sesekali diolesi mentega, angkat
    Untuk 3-4 orang.

Source : melroseflowers.com

Membuat Ayam Cah Jamur

Bahan yang dibutuhkan :

200 gr daging ayam, iris tipis
4 batang caisim, iris
2 sdm minyak gorengm, untuk menumis
100 cc kaldu ayam

Bumbu yang diperlukan :

1 siung bawang putih, memarkan
6 buah jamur merang, iris
1 sdt kecap inggris
1 sdt arak merah
1/2 sdt kecap ikan
garam secukupnya
merica bubuk secukupnya
1 batang daun bawang, iris
1 sdt tepung maizena, larutkan dengan 1 sdm air

Cara Membuatnya :

Tumis ayam bersama bawang putih dan jamur merang, tambahkan kecap inggris, arak merah, kecap ikan, garam, dan merica bubuk, aduk.
Masukkan caisim dan daun bawang, aduk kembali. Tuang kaldu, kentalkan dengan larutan maizena. Angkat.
Untuk 2-3 orang.

Membuat Ayam Cabai Kering

Bahan yang dibutuhkan :
  • 1 ekor ayam 700 gr
    minyak goreng
    50 gr udang kering
    100 gr kacang mede, goreng

Bumbu yang diperlukan :

  • 3 siung bawang putih
    1 sdm mushroom soy sauce
    6 buah cabai merah kering, iris
    2 sdt kecap inggris
    1 sdt saus tiram
    1 sdt arak merah
    1 sdt kecap asin
    garam secukupnya
    merica bubuk secukupnya
    1/2 sdt gula pasir

Cara Membuatnya :

  • Rendam udang kering dalam air panas selama 10 menit, tiriskan. Cincang bersama bawang putih, sisihkan
    Potong ayam menjadi beberapa bagian, lumuri dengan garam, merica dan mushroom soy sauce, diamkan hingga bumbu meresap (30 menit)
    Goreng ayam berbumbu hingga matang, angkat dan tiriskan
    Tumis ayam yang sudah digoreng bersama cabai dan campuran bawang putih
    Beri kecap inggris, saus tiram, arak merah, kecap asin, garam, merica, dan gula pasir. Aduk sebentar, masukkan kacang medenya
    Untuk 3-4 orang.

Cara Ayam Bumbu Rujak

Bahan yang dibutuhkan :

1 ekor (600 gr) ayam
minyak goreng secukupnya

Bumbu yang diperlukan :

garam secukupnya
merica bubuk secukupnya
5 siung bawang merah
5 siung bawang putih
5 butir kemiri
5 buah cabai merah, tumbuk kasar
1 buah tomat, iris
2 helai daun salam
1 batang serai, memarkan
1 ruas jari lengkuas, memarkan
1 sdt gula pasir

Cara Membuat :

Potong ayam menjadi 8 bagian, beri garam dan merica bubuk secukupnya, goreng hingga matang
Panaskan sedikit minyak, tumis ayam bersama semua bumbu hingga matang dan tercampur rata. Angkat.
Untuk 3-4 orang.

Jumat, 05 September 2008

Sajian Sunda Modifikasi

KEPIAWAIAN meracik menu yang dipadu kreativitas penyajian menghasilkan ragam hidangan unik. Salah satunya "kue putu" isi daging giling. Seperti apa?

Penyuka jajanan tradisional tentu mengenal kue putu atau disebut juga putu mayang. Panganan berbahan dasar tepung beras, gula merah, dan perasan air daun pandan ini memang unik. Tak hanya cara menjajakannya yang khas berbunyi "hhuuuuuu" mirip suara tangisan panjang, juga selongsong bambu berdiameter 3 cm dan panjang 5 cm yang berfungsi sebagai cetakan tempat adonan dimampatkan sebelum dikukus di atas lubang kecil yang memancarkan uap panas.

Nah, metode mencetak adonan dalam selongsong bambu juga dapat diterapkan untuk membuat jenis hidangan lain. Sejumlah restoran telah menjajalnya untuk membuat dimsum, nasi bakar, dan ikan bakar bambu. Restoran Sunda Sambara yang berlokasi di kawasan Cipete Raya, Jakarta Selatan, juga tak mau ketinggalan dengan menyuguhkan olahan daging giling bernama putu sambara.

Menurut sang peracik menu, Chef Achmad Haris Ramdhani, ide berawal saat dia bepergian ke Bali dan melihat penjual kue putu keliling. "Saya pikir, unik juga kalau metode yang sama diterapkan untuk olahan daging giling," ujar pria yang akrab disapa Haris.

Untuk membuatnya, Haris menuturkan, daging sapi giling ditumis terlebih dulu hingga kering, lalu dikukus bersama campuran bumbu, irisan wortel, bawang bombai, pala,serta adonan tepung dan telur, hingga agak lembek. Selepas itu, barulah diisikan ke cetakan dari selongsong bambu, lalu dikukus (dipanaskan kembali) dalam dandang dengan api kecil. Bila berminat, saat hendak disajikan, putu sambara dapat dikeluarkan dulu dari bambu, lalu digoreng. "Agar steril, bambu muda yang akan dipakai sebagai cetakan dipresto dulu dengan cara direbus dan dibakar, lalu didiamkan," kata Haris.

Di antara 60 menu yang tersaji ala prasmanan di Sambara, putu sambara merupakan salah satu varian terbaru di samping beberapa menu lain yang diluncurkan awal Juli lalu. Di antaranya, ayam bumbu sereh, empal bumbu rujak, nasi songsong, sate usus, dan kerang pedas, serta es kecapi suling. Regenerasi menu memang senantiasa dilakukan di restoran berkonsep Sunda modern tersebut.

"Untuk menciptakan kreasi menu baru, chef beserta pengelola restoran selalu melakukan kunjungan ke daerah-daerah di Indonesia untuk melihat sajian khas daerah yang bisa dikreasikan dengan sajian Sunda yang menjadi ciri khas kami," ungkap Ronnie S, manajer pemasaran restoran yang sangat menjunjung tinggi budaya someah (ramah tamah) dalam pelayanannya.

Kreasi menu unik lainnya adalah nasi anglo yang merupakan perpaduan beras dan beras ketan yang dibakar. Campurannya adalah suwiran daging ayam dan jamur, irisan pete, dan bawang goreng. Adapun varian isi lainnya adalah ikan peda plus cabai, oncom, dan telur asin. "Di samping menu tradisional, kami juga mengembangkan menu modern seperti iga panggang dan bistik tempo dulu dengan pelengkap kentang yang dikukus, bukan digoreng," kata mantan humas hotel itu.

Beralih ke salah satu varian sate terbaru, sate kerang pedas menawarkan bumbu pekat yang didominasi rasa jahe. Adapun sate usus pedas lebih "nendang" rasa kunyitnya. Sementara itu, sesuai namanya, ayam bumbu sereh menebarkan aroma sereh yang kuat dan khas. "Agar meresap, bumbu ditumis hingga kering betul, baru dimasukin santan hingga mendidih. Jangan lupa gunakan api kecil saja," saran Chef Haris.

Adapun untuk memuaskan dahaga, es kecapi suling merupakan pilihan lain bagi penikmat es campur. Selain rasanya yang segar dan tidak terlalu manis, potongan kayu manis turut menyumbang aroma khas sekaligus mempercantik tampilan.
(sindo//tty)

Masakan Hidangan Otentik Bali

MASYARAKAT Bali memiliki bumbu dasar khusus untuk mengolah menu tradisional. Bumbu itu wajib ada dalam masakan berbahan baku ayam dan ikan.

Bali tak hanya memiliki kekayaan budaya. Pulau dewata itu juga menyimpan banyak resep menu tradisional yang diwariskan nenek moyang secara turun-temurun. Sebut saja menu bebek betutu, tuna wonto sambal matah, sate lilit seafood, ikan bakar jimbaran, ayam pelalah, nasi campur bali, dan bubuh injin.

Terinspirasi kekayaan kuliner Bali, Novi Kusuma menggagas berdirinya restoran Le' Seminyak di Jakarta. Restoran yang berlokasi di Mal Pacific Place, Jakarta Pusat, itu menyajikan masakan tradisional Bali secara komplet. Tak hanya menunya yang bercita rasa orisinal Bali, desain restonya pun sangat identik dengan tempat berjuluk Pulau Seribu Pura itu.
Desain ini sering diterapkan pada sejumlah resor di Bali.

"Hidangan Bali orisinal dalam cita rasa yang otentik sengaja dipilih untuk bersaing dengan menu-menu mancanegara yang ditawarkan restoran lain. Masakan Bali telah memiliki reputasi internasional yang sayang sekali kalau tidak dieksplorasi secara maksimal," tutur Novi Kusuma, yang sudah menggeluti bisnis kuliner lebih dari satu dekade.

Menurut Novi, hidangan Bali yang ditawarkan di Le' Seminyak benar-benar pilihan dan berasal dari khazanah kuliner pulau dewata. "Menu spesial yang ditawarkan di sini adalah bebek betutu, tuna wonto sambal matah, sate lilit seafood, ikan bakar jimbaran, udang bakar, ayam pelalah, bebek goreng, nasi campur bali, dan bubuh injin," beber Novi.

"Keunggulan lain masakan Bali di sini adalah tersedianya salad bali yang memiliki? varian sebanyak 10 macam," sebut Executive Chef Le' Seminyak Nyoman Lother Arsana, yang memiliki reputasi terpuji di kancah kuliner internasional.

Lother menambahkan, salah satu sup yang terkenal di Bali adalah sup ayam bening atau sering disebut cram cam. Konon, ayam yang digunakan dalam masakan ini adalah yang pernah dijadikan aduan saat acara sabung ayam. Ayam yang mati dicacah dan dijadikan sup. "Menu ini sangat tradisional. Ini merupakan resep turun-menurun di keluarga Bali," ucap chef yang sudah menulis dua buku masakan, yakni The Food of Bali dan Authentic Recipes from Indonesia.
?
Le' Seminyak juga menyediakan sate lilit dengan dua pilihan bahan, yaitu ayam dan seafood. "Di Bali, sate lilit umumnya dibuat saat akan berlangsung upacara-upacara keagamaan, seperti Galungan," kata Lother. Ayam pelalah juga dihidangkan sebagai menu andalan Le' Seminyak.

"Ayam pelalah yaitu ayam suwir dengan bumbu pedas, biasa kami sajikan dalam menu nasi campur," kata Novi.

Bebek betutu khas Bali ikut ditawarkan. Masakan dengan bahan baku bebek itu memiliki aroma yang harum karena telah diolah dengan cara steam, baru kemudian dibakar. Yang unik, masakan khas Bali selalu memiliki bumbu dasar khusus.
(sindo//tty)

Source : okezone.com

Kombinasi Resto Khusus Ayam Bakar Cita Rasa Nusantara

SEORANG juru masak dituntut mampu menciptakan menu berbeda, termasuk menggunakan bahan yang tidak lazim. Alhasil, menu baru tercipta, kelezatannya pun terjamin. Selain itu, kreasi menu juga menjadi ciri khas sebuah tempat makan.

Mengutak-atik bahan mentah menjadi menu baru mutlak dilakukan oleh chef. Ide brilian harus terus digali agar pencinta kuliner tetap betah bertandang. Usaha yang dilakukan pengelola restoran Rinjani View yang ada di Kota Semarang, Jawa Tengah, patut diperhitungkan. Dalam deretan daftar menu, terdapat nama-nama menu Asia, Indonesia, Eropa, dan Chinese.

Namun, jika Anda jeli, terselip menu yang tampaknya kurang akrab di telinga. Sebut saja nasi goreng buntut madras, yang merupakan perpaduan makanan Nusantara dengan Asia. Perkawinan kuliner antara makanan asli Indonesia yaitu nasi goreng dengan bumbu khas Timur Tengah seperti bubuk madras. Sebagian besar makanan ala Timur Tengah menggunakan bumbu madras untuk menguatkan rasa. Selain bubuk madras, ada bahan lain yang juga sangat identik, yaitu paprika dan kismis.

Cara membuatnya pun layaknya nasi goreng. Pertama-tama, tumis bawang bombai dan bawang putih sampai bau harum menyeruak. Selanjutnya, campurkan nasi putih ke dalam penggorengan. Beberapa menit kemudian, masukkan bumbu madras, garam, merica, dan kismis. Sebagai garnish dan pembangkit selera makan, tambahkan daging buntut. Kendati menggunakan bubuk madras, bukan berarti cita rasa yang tercipta menjadi "ketimurtengahan".

"Tetap saja disesuaikan dengan lidah orang Indonesia agar bisa masuk dan disukai pengunjung," cetus Executive Chef Rinjani View Tjahyo Purbo Setiawan.

Sensasi rasa manis, pedas, dan gurih tercipta karena harmonisasi paprika, bubuk madras, bawang bombai, dan kismis. Sentuhan khas Nusantara tetap dipertahankan melalui menu iga bakar madu. Jika biasanya menu ini menyertakan kentang goreng, iga bakar madu versi Rinjani View justru menggunakan singkong goreng sebagai teman bersantap.

Singkong goreng semakin melengkapi kesempurnaan cita rasa Nusantara. Namun, bukan sembarang singkong yang bisa diolah di sini. Ada beberapa kriteria yang harus diterapkan, seperti tekstur kelembutan dan banyak-sedikitnya serat.

Singkong dipotong-potong, kemudian dikukus, namun tidak terlalu matang. Lalu, singkong didinginkan beberapa saat. Siapkan bumbu seperti bawang putih dan garam, masukkan singkong sehingga merasuk di dalamnya. Kemudian goreng singkong hingga berubah warna kuning-keemasan.

Kreasi menu sang juru masak terus berlanjut dengan memadukan nasi goreng dengan sentuhan negara di Eropa. Ambil contoh nasi goreng pizza. Umumnya pizza memiliki dough berupa roti. Namun, kali ini roti digantikan dengan nasi. Sebagai topping, seperti pizza pada umumnya, dilumurilah keju mozzarela. Selain menu yang unik, lokasi menjadi poin penting sebuah tempat makan.

Hal ini dimanfaatkan benar oleh pengelola untuk mendapatkan view terbaik dari Kota Semarang. Pengelola Rinjani View memanfaatkan kondisi geografis yang unik untuk mendapatkan nilai jual yang tinggi.

"Pengunjung bisa menikmati hidangan di luar ruangan yang memungkinkan mereka untuk melihat view Kota Semarang, khususnya di malam hari," ujar staf Accounting Rinjani View, Sofyan.

Berlokasi di antara bangunan mewah, membuat suasana tempat ini semakin indah dan layak dikunjungi. Rinjani View terbagi atas resto, lounge, tempat karaoke, dan kafe. (sindo//jri)

Source : okezone.com

Mencicipi Pasta ala Makassar

SELAIN Italia, Makassar ternyata juga memiliki menu pasta. Sebuah menu tradisional yang terkenal dengan nama pasta bumbu. Seperti apa cita rasanya?

Siapa tak kenal masakan Makassar, Sulawesi Selatan? Makanan daerah yang identik dengan cita rasa rempah dan pedasnya itu kini semakin mudah ditemukan di restoran ataupun kafe di sejumlah kota besar di Indonesia. Salah satunya di Sekar Kedaton Cafe yang terletak Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang, Bekasi.

Berbagai sajian khas Makassar bisa dinikmati di sana. Yang paling istimewa adalah menu pasta bumbu. Pasta ala Makassar tidak kalah nikmat dengan pasta asal Italia yang sudah tersohor itu.

Pasta ini menjadi lezat karena dibuat dengan aneka bumbu seperti jahe, serai, dan daun salam. Selain itu, di dalamnya juga terdapat campuran kacang tanah yang digoreng dengan merica, bawang putih, serta ketumbar.

"Semua masakan Makassar memiliki keunikan masing- masing. Selain itu, masakan Makassar juga telah dibuat secara turun-menurun, sehingga rasanya sangat familier," kata Executive Chef Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang, Dede Sujana.

Menu lain yang tidak kalah terkenal dan menjadi masterpiece dalam promo serba-Makassar itu adalah coto makassar. Demi mendapatkan rasa yang benar-benarorisinal Makassar, Chef Dede sengaja menggunakan bumbu-bumbu khusus yang hanya bisa ditemukan di Makassar.

"Yang paling penting diperhatikan dalam membuat masakan Makassar adalah metode memasaknya tidak boleh salah. Salah method of cooking-nya, rasa menu akan berubah drastis," tandas Dede.

Seperti coto makassar yang sering dikonsumsi masyarakat, coto makassar buatan Chef Sekar Kedaton Cafe juga dibuat dengan menggunakan aneka jeroan sapi, lidah sapi, bahkan hati sapi.

Hanya, untuk mendapatkan rasa dan kualitas yang benar-benar terjaga, daging sapi di tempat ini dipilih yang terbaik berdasarkan kualitas dan kesehatannya. "Banyak sebenarnya masakan tradisional Makassar yang belum dikenal luas," tukas Dede. Selain coto dan pasta bumbu, Makassar juga terkenal dengan masakan tradisionalnya yang terbuat dari daging ayam. Menu itu dinamakan ayam tuturuga.

Ayam tuturuga sangat berbeda dengan ayam betutu dari Bali. Jika di Bali ayam betutu dimasak setelah dibungkus dengan daun pisang, ayam tuturuga dimatangkan dengan cara digoreng.
(sindo//tty)

Source : okezone.com

Perpaduan Selera Makassar - Jawa

DARI segi selera, penikmat kuliner punya pilihan. Ada yang menyukai masakan manis, asin, gurih, bahkan pedas. Secara keseluruhan, semua itu adalah cita rasa masakan Nusantara.

Anda penikmat masakan manis, bisa melancong ke Pulau Jawa yang masakannya terkenal dengan cita rasa manis. Sementara, bagi Anda yang suka masakan "menggigit" yang tidak hanya gurih, tapi juga pedas, cocok menikmati kuliner dari Pulau Sulawesi, khususnya Makassar.

Rumah-rumah makan yang tersebar di sudut Kota Makassar selalu menyajikan menu khas daerah ini. Namun, untuk menikmati perpaduan selera antara masakan Jawa dan Makassar, beberapa menu istimewa sudah diracik di Rumah Makan Wong Solo. Menikmati baronang rica bakar, sunu asam manis, atau aneka seafood yang menjadi ciri kuliner di kota ini dapat dilakukan di sini.

"Hampir semua masakan sudah kami racik sesuai selera orang-orang Makassar. Buka cabangnya di Makassar, maka harus mencirikan Makassar yang masakannya berbumbu dan pedas," ujar Kepala Operasional RM Wong Solo Makassar, Santi.

Rasa menu baronang rica bakar merupakan perpaduan selera Makassar dan Jawa yang adanya hanya di rumah makan ini. Saat dicicipi, rasa ikan yang manis tetap ada. Aroma pedas juga menyeruak, sebab bumbu yang dituang di atas ikan tersebut adalah cabai rawit, bawang merah, dan lada. Apalagi bumbu biangnya memiliki rasa pedas yang khas. Ikan khas laut Sulawesi ini pun sengaja dipilih sebagai menu agar bisa menjadi favorit pengunjung lokal.

Tidak jauh berbeda dengan sajian sunu ikan manis. Dari namanya saja bisa diketahui jika cita rasa asam manis ada di menu ini. Namun, saat disantap, ternyata masih ada rasa gurih yang cukup terasa. Campuran sayuran seperti paprika merah, paprika hijau, nanas, dan ketimun diracik dengan bumbu biang dan dibiarkan mengental. Campuran rasa sayuran ini berpadu dengan ikan sunu yang digoreng garing. Rasanya pastilah lezat.

Yang paling spesial adalah menu sayur yang cukup identik dengan selera daerah setempat. Nama-nama seperti cah taoge dan cah poligami boleh dikata terdengar menggelitik telinga. Selama ini orang kebanyakan memesan cah kangkung.

Kali ini, dua menu sayuran tersebut tidak ada salahnya dicoba. Rasanya juga terbilang mantap. Menu ini kebanyakan berbahan dasar taoge. Meski demikian, sensasi rasa lainnya juga 'datang' dari ikan teri, jamur, dan sayuran berupa paprika.

Rasa pedas menggigit bisa dirasakan pada menu ini karena memiliki campuran cabai merah dan rawit. Selain itu, sensasi yang berbeda juga dapat dirasakan saat menikmati cah poligami. Menurut Santi, namanama menu spesial di rumah makan ini memang mencitrakan sedikit profil pemilik rumah makan.

Terlepas dari rasanya yang menggugah selera, cah ini khusus dipadupadankan dengan empat irisan sayuran sesuai dengan arti poli itu sendiri. Di samping makanan, ada juga minuman yang cukup membuat orang tertarik mencobanya. Rasakan segarnya jus dimadu atau jus sws (spesial wong Solo).

Meski memiliki model dan warna yang mirip, rasanya tetap berbeda. Hampir menyamai rasa fruit punch modern. Racikannya cukup sederhana dengan menggunakan buah-buahan segar seperti semangka, nanas, belimbing, dan ketimun.

Dua jenis minuman ini direkomendasikan untuk dicoba. Kepala Pengelola Wong Solo Darmawan mengungkapkan, meski rumah makan ini identik dengan menu ayam bakar,varian menu lainnya tetap ada dan bahkan diminati banyak orang. Apalagi yang berbahan dasar cumi dan udang. Khas pedasnya bisa didapat dari suguhan sambal bawang merah ataupun sambal terasi. Dua-duanya boleh dipilih dan diramu dengan menu ikan ataupun seafood lainnya. (sindo//jri)

Source : okezone.com

Menu Istimewa dari Pulau Dewata

SELAIN identik dengan keindahan panorama alam, Pulau Dewata juga tersohor berkat keragaman menu tradisionalnya. Menu khas Bali memiliki bumbu-bumbu unik.

Selama ini masakan tradisional Bali mungkin belum mampu mengalahkan keberadaan masakan Padang yang dikenal luas masyarakat Indonesia, bahkan hingga ke mancanegara. Masakan Bali juga belum bisa menyamai keterkenalan masakan Manado yang identik dengan rasa yang pedas dan kebanyakan berbahan baku ikan.

Meski demikian, seiring perkembangan dunia kuliner, kini masakan asal Pulau Dewata mulai banyak dilirik. Sejumlah restoran, kafe, ataupun hotel-hotel berbintang lima di berbagai daerah semakin sering menyajikannya.

Untuk memanjakan pengunjung yang ingin menikmati atau mencoba sensasi masakan Bali, The Oriental Cafe yang terletak di Hotel Redtop, Jakarta Pusat, saat ini sedang menyediakan menu serba-Bali. Menu-menu itu diracik langsung oleh chef asal Pulau Dewata, Nyoman Lother Arsana.

Selain rasanya unik karena menggunakan bumbu utama seperti kencur, masakan tradisional dari pulau yang terletak di bagian tengah Indonesia itu juga lezat berkat penggunaan bumbu yang didasarkan pada tiga jenis hewan. Yakni hewan berkaki dua, berkaki empat, dan semua binatang yang mampu berenang.

"Intinya masakan Bali dibagi menjadi tiga hal pokok. Semua bumbu tergantung dari hewan apa yang bakal diolah. Bumbu tradisional Bali kemudian dibedakan berdasarkan tiga jenis bahan baku tersebut," kata Nyoman Lother Arsana, chef tamu Redtop.

Kehadiran chef tamu itu ternyata mampu membuat pengunjung tertarik. Apalagi Lother merupakan salah seorang pakar masakan tradisional Bali yang telah menelurkan dua buku yang bercerita tentang dunia kuliner Nusantara. Buku itu berjudul The Food of Bali dan The Food of Indonesia.

"Masakan Bali kurang diketahui secara luas oleh masyarakat karena kurang promosi. Inilah yang membuat saya menerbitkan buku tersebut dalam tiga bahasa," kata chef yang juga penulis itu.

Menu Bali yang perlu dicoba antara lain ayam betutu, sate sapi lilit atau sate ayam lilit, lawar kacang panjang, serta aneka makanan ringan yang semua identik dengan cita rasa Bali.

"Bumbu yang menjadi ciri khas Bali adalah kencur. Tapi, untuk daging atau daging hewan berkaki empat, bumbu yang digunakan semakin komplet. Itu yang membuat masakan Bali berbeda dengan daerah lain," terang Lother.

Selain hidangan utama, bagi Anda pencinta makanan ringan dan ingin mendapatkan sesuatu yang istimewa, bisa mencicipi bubur injin sebagai hidangan pembuka. Bubur ini dibuat dari beras ketan hitam dicampur ketan putih.

"Bubur injin biasanya dimakan ketika dilangsungkan acara gotong-royong masyarakat sebuah desa di Bali. Bubur injin sering dikonsumsi sebelum bekerja, seperti dalam acara coffee break di hotel-hotel," tambah Lother.
(sindo//tty)

Hidangan Serba Buntut

BUNTUT sapi tak hanya lezat dibuat sop buntut, juga ragam olahan lainnya seperti nasi goreng buntut, buntut balado, dan buntut sapo.

Penggemar hidangan berkuah tentu mengenal sop buntut. Menu sup berbahan dasar daging buntut sapi nan gurih yang dipadukan dengan kuah pedas-gurih menyegarkan ini banyak difavoritkan di Indonesia. Pencinta sop buntut jangan hanya terpaku pada satu olahan buntut. Pasalnya, daging buntut sapi dapat divariasikan menjadi hidangan lain yang menggugah selera.

Nah, pada edisi kali ini, kami menghadirkan resep aneka olahan buntut dari restoran La Table Hotel Ibis Arcadia yang berlokasi di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat. Menu pertama, nasi goreng buntut balado, pasti tak asing lagi di lidah Anda, khususnya penyuka nasi goreng (nasgor).

Cara memasaknya pun sama seperti nasgor biasa, hanya dicampur irisan buntut. Rasa buntut akan semakin nendang karena menu ini disajikan bersama sepotong buntut goreng yang telah dilumuri sambal cabai (balado) saat proses penggorengannya. Gurihnya nasgor yang berpadu dengan pedas gurihnya buntut balado... hmm mantap!

"Selain buntut balado, buntut bakar dan buntut lada hitam juga cocok disajikan bersama nasi goreng," ujar Chef de Party Hotel Ibis Arcadia, Dardi Prasetyo.

Kreasi serupa juga dapat diterapkan pada bihun. Cukup sajikan bihun tumis sayuran bersama sepotong buntut goreng. Jadilah menu bihun buntut goreng yang gurih disantap dengan tambahan sambal.

Beralih ke hidangan berkuah, selain dibuat sup, buntut juga dapat diolah menjadi buntut sapo, buntut santan, hingga buntut kare ala Madras. Olahan sapo yang ngetop dalam masakan China ternyata juga pas diterapkan untuk daging buntut.

Untuk kuah, sop buntut biasanya menggunakan kaldu sisa rebusan daging. Adapun pada sapo bisa digunakan kaldu sapi biasa yang diberi tambahan rasa dari saus tiram, bawang putih, angchiu, dan minyak wijen. Agar kehangatannya bertahan lebih lama, buntut sapo dapat disajikan dalam mangkuk panas (claypot).

Sementara itu, untuk menu buntut kuah santan, Dardi menyarankan agar saat proses memasak digunakan santan cair terlebih dulu. Setelah hampir matang, barulah dituangkan santan kental dan terus diaduk dengan kondisi api kecil. Tujuannya supaya santan tidak pecah dan daging buntut juga lebih empuk.

Lebih lanjut Dardi mengungkapkan, pada tahap awal, setiap buntut yang dipakai akan melalui tahap pencucian dan perebusan beberapa kali. Setelah itu, barulah dibumbui dengan campuran pala, jahe, lada, garam, bawang merah, dan bawang putih. "Agar daging empuk dan bumbu meresap, kuah dibiarkan sekitar 2 jam sampai surut.
Untuk mengurangi amis, sebelumnya buntut bisa di-pan tanpa minyak," sebutnya.

Potongan buntut yang telah direbus tersebut selanjutnya dapat diolah sesuai selera. Misalkan dibuat buntut bakar dengan cara melumurinya dengan kecap manis, lalu dipanggang. Bisa juga bereksperimen menjadikannya rawon buntut dan rica-rica buntut. Selamat mencoba!